Endo Sadewa adalah dokter gigi yang aktif menulis dan menelaah artikel ilmiah di jurnal terindeks. Seluruh artikel di Tempat Wisata Indonesia ditulis dan diperiksa olehnya sendiri, dengan kebiasaan kerja yang sama seperti saat menyusun naskah ilmiah: klaim ditelusuri sampai ke sumber aslinya, dan artikel yang bersandar pada riset selalu mencantumkan DOI yang bisa diperiksa pembaca. Fokusnya bukan menjadi ahli pariwisata, melainkan memastikan setiap klaim punya sumber yang jelas.
Dokter gigi, penulis dan penelaah artikel di jurnal ilmiah terindeks
Terbiasa dengan metodologi tinjauan sistematis (PRISMA)
Menulis dan menyunting seluruh artikel di Tempat Wisata Indonesia
Ada desa di Toraja yang justru menolak uang tiket masuk dari wisatawan. Ada juga kekhawatiran soal wisatawan berfoto dengan tengkorak di situs pemakaman. Riset ini membongkar sisi manajemen wisata Toraja yang jarang diketahui, langsung dari mulut warga dan pelaku industrinya sendiri.
Di Teluk Benoa, Bali, dua kubu yang saling bertentangan soal proyek reklamasi sama-sama mengklaim berpegang pada filosofi yang sama, Tri Hita Karana. Riset ini membongkar bagaimana satu nilai budaya bisa ditafsirkan untuk mendukung sekaligus menolak hal yang sama.
Bagi warga Dayak Ngaju penganut Kaharingan di Kalimantan Tengah, kematian bukan akhir perjalanan. Riset ini mengupas Tiwah, ritual sakral mengantar arwah leluhur menuju Lewu Tatau, lengkap dengan makna gotong royong dan toleransi lintas agama yang jarang diketahui orang luar.
Setahun sekali warga Wanokaka, Sumba Barat, turun ke pantai mencari cacing laut Nyale, lalu melanjutkan dengan Pasola, perang lembing di atas kuda yang berlari kencang. Riset ini membongkar tujuh nilai budaya di balik tradisi yang sering disalahpahami sebagai tontonan berdarah.
Tujuh rumah kerucut Mbaru Niang berdiri melingkari altar suci di ketinggian 1.117 meter, Flores. Yang membuat Wae Rebo istimewa bukan cuma arsitekturnya, tapi cara sekitar 600 warganya sendiri merancang dan menjalankan wisatanya tanpa investor luar.
Karimunjawa dikenal sebagai surga snorkeling di Laut Jawa. Tapi riset terhadap 47 warga lokal menunjukkan cerita yang lebih rumit: mereka menyambut baik lapangan kerja dari wisata, sambil mencemaskan kondisi karang dan air bersih pulau mereka sendiri.
Di Toraja, seekor Tedong Bonga bisa lebih mahal dari mobil. Riset genetik terbaru membongkar mutasi di balik corak belangnya yang legendaris, sekaligus memotret kekayaan -- dan ancaman kepunahan -- budaya kerbau di seluruh Indonesia.
Merapi adalah gunung berapi paling aktif di dunia, tapi 32 desa wisata tumbuh subur di lerengnya. Riset terbaru membongkar bagaimana pengelolanya membangun kesiapsiagaan bencana -- dan kenapa jarak ke puncak bisa mengubah cara orang menilai risiko.
Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air terkenal karena air lautnya yang jernih -- tapi riset stakeholder terbaru menunjukkan kemakmuran tiga gili ini ditopang sesuatu yang jarang dibahas wisatawan: kawasan konservasi laut, dan tarik-ulur antara pemerintah dan warga dalam menjaganya.
Kebanyakan orang menjawabnya berdasarkan selera. Ternyata ada cara membedah pertanyaan ini secara lebih objektif -- lewat data pola wisata nyata dari ribuan pengunjung.