10 Tempat Wisata di Indonesia yang Wajib Masuk Daftar Liburanmu
Dari Borobudur hingga Komodo, ini 10 tempat wisata di Indonesia yang wajib dikunjungi sekali seumur hidup. Panduan singkat lengkap dengan lokasi Google Maps untuk melihat foto aslinya.
Bagi siapa pun yang gemar menjelajah, Indonesia adalah kanvas petualangan yang nyaris tanpa batas. Negeri kepulauan ini memadukan warisan budaya berusia ribuan tahun, lanskap alam yang dramatis, dan kekayaan bawah laut kelas dunia dalam satu tujuan. Namun dengan begitu banyak pilihan, dari mana sebaiknya memulai? Berikut sepuluh tempat wisata di Indonesia yang layak masuk daftar impianmu, sebuah perpaduan ikon legendaris dan destinasi yang akan membuatmu jatuh cinta pada negeri sendiri.
1. Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah
Sebagai candi Buddha terbesar di dunia, Borobudur adalah mahakarya arsitektur abad ke-9 yang memukau. Ribuan panel relief dan ratusan stupa tersusun dalam harmoni yang menakjubkan. Menyaksikan matahari terbit perlahan menyinari stupa-stupanya, dengan latar pegunungan dan kabut tipis, adalah pengalaman yang akan terus membekas.
Lihat lokasi dan foto pengunjung di Google Maps
2. Pulau Bali
Tak tersaingi sebagai ikon pariwisata Indonesia, Bali memadukan pantai memesona, sawah terasering hijau, pura yang sakral, dan budaya yang hidup. Dari hiruk-pikuk Seminyak hingga ketenangan Ubud, Pulau Dewata menawarkan sesuatu untuk setiap jenis pelancong, kapan pun mereka datang.
Lihat lokasi dan foto pengunjung di Google Maps
3. Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur
Inilah satu-satunya tempat di dunia untuk menyaksikan komodo, kadal purba raksasa, berkeliaran bebas di habitat aslinya. Selain sang naga legendaris, kawasan ini menyuguhkan pantai pasir merah muda yang langka, perbukitan savana, dan perairan kaya biota laut yang sempurna untuk menyelam.
Lihat lokasi dan foto pengunjung di Google Maps
4. Gunung Bromo, Jawa Timur
Salah satu gunung berapi paling ikonik di Indonesia ini terkenal dengan panorama matahari terbitnya yang spektakuler. Dari gardu pandang, kamu bisa menyaksikan kaldera berkabut dengan kawah mengepulkan asap, sebuah lanskap yang terasa seperti dari planet lain.
Lihat lokasi dan foto pengunjung di Google Maps
5. Raja Ampat, Papua Barat Daya
Surga bagi para penyelam dan pencinta alam, Raja Ampat menyimpan keanekaragaman hayati laut terkaya di dunia. Gugusan pulau karstnya yang hijau di atas laut biru kehijauan menciptakan pemandangan yang nyaris sempurna.
Lihat lokasi dan foto pengunjung di Google Maps
6. Yogyakarta
Kota budaya yang tak pernah kehilangan pesonanya. Dari Keraton, Jalan Malioboro yang legendaris, hingga deretan candi di sekitarnya, Yogyakarta memadukan tradisi Jawa yang kental dengan suasana kota yang ramah dan kuliner yang menggugah selera.
Lihat lokasi dan foto pengunjung di Google Maps
7. Danau Toba, Sumatra Utara
Danau vulkanik terbesar di dunia ini menyuguhkan ketenangan yang langka. Dengan Pulau Samosir di tengahnya sebagai pusat budaya Batak, Toba menawarkan udara sejuk, panorama perbukitan, dan kekayaan tradisi yang memikat.
Lihat lokasi dan foto pengunjung di Google Maps
8. Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur
Ijen terkenal dengan fenomena api biru yang langka, hanya terlihat menjelang dini hari, serta danau kawah asam berwarna toska yang memukau. Pendakian malam menuju puncaknya adalah petualangan yang menantang sekaligus tak terlupakan.
Lihat lokasi dan foto pengunjung di Google Maps
9. Nusa Penida, Bali
Pulau di tenggara Bali ini memikat dengan tebing-tebing dramatis, pantai tersembunyi, dan air laut sebening kristal. Pemandangan ikonik Pantai Kelingking menjadikannya salah satu destinasi paling diburu di Indonesia.
Lihat lokasi dan foto pengunjung di Google Maps
10. Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur
Gerbang menuju keajaiban Flores dan Taman Nasional Komodo ini telah berkembang menjadi destinasi kelas dunia. Berlayar di antara pulau-pulaunya, menikmati senja dari Pulau Padar, dan menyelami perairannya adalah pengalaman yang sempurna.
Lihat lokasi dan foto pengunjung di Google Maps
Sepuluh tempat ini hanyalah titik awal. Untuk menemukan lebih banyak destinasi yang sesuai seleramu, jelajahi Tempat Wisata Indonesia atau baca tips dan panduan perjalanan lainnya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Tempat wisata apa yang paling terkenal di Indonesia?
Bali dan Candi Borobudur adalah dua destinasi paling terkenal, baik di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara. Keduanya kerap menjadi pintu masuk pertama orang mengenal pariwisata Indonesia.
Berapa lama waktu ideal untuk berkeliling tempat-tempat ini?
Karena tersebar di banyak pulau, mengunjungi semuanya membutuhkan beberapa perjalanan terpisah. Untuk satu wilayah, misalnya Jawa atau Bali, alokasikan setidaknya beberapa hari agar bisa menikmatinya tanpa terburu-buru.
Dari candi megah hingga naga purba, dari puncak gunung berapi hingga dasar laut yang berwarna-warni, sepuluh destinasi ini membuktikan betapa kayanya Indonesia. Mana yang paling membuatmu ingin segera berkemas?
Menemukan kekeliruan data pada artikel ini? Laporkan kepada kami dan baca kebijakan koreksi kami.
Siap merencanakan liburanmu?
Baca catatan lapangan destinasi lain, atau telusuri artikel riset kami.
Iklan
Artikel Lainnya

Long Weekend 2027: Cara Menukar 1 Hari Cuti Jadi 5 Hari Libur
Sepanjang 2027 ada 8 rentang libur panjang kalau Anda bersedia mengambil paling banyak satu hari cuti. 2 di antaranya bahkan tidak butuh cuti sama sekali. Semuanya dihitung dari tanggal merah, bukan disalin dari situs lain.
Kepulauan Banda: Empat Abad Berlalu, Penduduknya Naik 25 Persen
Pulau Run di Maluku pernah ditukar dengan pulau yang kini bernama Manhattan. Itu bagian yang sering diceritakan. Yang jarang diceritakan ada di penelitian yang sama: setelah empat abad, penduduk Kepulauan Banda hanya 25 persen lebih banyak daripada sebelum kapal-kapal itu datang.
Jambi Punya Empat Taman Nasional, Jarang Masuk Daftar Perjalanan
Sebutkan satu taman nasional di Jambi. Kebanyakan orang tidak bisa, padahal ada empat, salah satunya membentang di empat provinsi sekaligus. Kajian 2023 mengumpulkan isinya, lalu menutup dengan satu desa pesisir yang oleh penelitinya sendiri disebut masih belum dikenal umum.
