Tempat WisataIndonesia

Wisata di Makassar Apa Saja? Panduan Lengkap dari Pantai sampai Kuliner

13 Juli 2026 8 menit baca
Wisata di Makassar Apa Saja? Panduan Lengkap dari Pantai sampai Kuliner

Bingung wisata di Makassar apa saja? Ini panduan lengkap dikelompokkan per kategori: wisata bahari, sejarah, religi, keluarga, dan kuliner, supaya kamu mudah memilih sesuai minat dan waktu liburanmu.

Pertanyaan wisata di Makassar apa saja sering muncul karena banyak orang mengira kota ini hanya punya Pantai Losari. Padahal, pilihan wisatanya jauh lebih beragam dari yang dibayangkan. Mulai dari pantai dan pulau, situs sejarah, masjid ikonik, hiburan keluarga, sampai surga kuliner, semuanya ada di Kota Daeng.

Agar lebih mudah, saya kelompokkan tempat-tempat wisata di Makassar berdasarkan kategori. Dengan begitu, kamu bisa langsung memilih sesuai minat, entah itu pencinta alam, penggemar sejarah, wisatawan religi, keluarga dengan anak-anak, atau pemburu kuliner. Yuk, kita bahas satu per satu.

1. Wisata Pantai dan Bahari

Sebagai kota pesisir, wisata bahari adalah primadona Makassar. Bintang utamanya tentu Pantai Losari, anjungan tepi laut yang ramai setiap sore untuk menikmati matahari terbenam dan jajanan pisang epe. Tak jauh dari sana, ada Pantai Akkarena dan Pantai Biru di kawasan Tanjung Bunga yang menawarkan suasana lebih santai dengan dermaga kayu dan area bersantai.

Namun, wisata bahari sejati Makassar ada di laut lepasnya. Hanya dengan menyeberang sekitar 30 menit, kamu bisa mencapai pulau-pulau eksotis seperti Pulau Samalona dan Kodingareng Keke yang berpasir putih dan cocok untuk snorkeling. Gugusan Kepulauan Spermonde ini menyimpan terumbu karang dan kehidupan bawah laut yang memukau, menjadikannya destinasi wajib bagi pencinta laut.

Pulau eksotis di sekitar Makassar, surga untuk snorkeling
Pulau eksotis di sekitar Makassar, surga untuk snorkeling

2. Wisata Sejarah dan Budaya

Untuk penggemar sejarah, Makassar adalah harta karun. Fort Rotterdam menjadi destinasi utama, sebuah benteng peninggalan abad ke-17 berbentuk menyerupai penyu yang kini menyimpan Museum La Galigo. Berjalan di kompleksnya yang terawat rasanya seperti mundur ke masa lalu Sulawesi Selatan.

Selain itu, ada Benteng Somba Opu yang menjadi saksi kejayaan Kerajaan Gowa, lengkap dengan replika rumah adat dari berbagai suku. Untuk merasakan denyut maritim yang otentik, kunjungi Pelabuhan Paotere, tempat kapal-kapal kayu phinisi bersandar berjajar. Museum Kota Makassar juga layak disambangi bagi yang ingin menyelami sejarah perkembangan kota ini secara lebih lengkap.

Kapal kayu tradisional di pelabuhan Makassar
Kapal kayu tradisional di pelabuhan Makassar

3. Wisata Religi dan Masjid Ikonik

Makassar punya beberapa masjid yang sekaligus menjadi ikon wisata. Yang paling mencuri perhatian adalah Masjid 99 Kubah di kawasan Center Point of Indonesia, dengan 99 kubah berwarna-warni melambangkan Asmaul Husna, berdiri megah di tepi laut. Tak jauh dari sana, di kawasan Losari, ada Masjid Terapung Amirul Mukminin yang seolah mengapung di atas laut, sangat fotogenik saat senja.

Ada pula Masjid Raya Makassar yang bersejarah dan megah. Mengunjungi masjid-masjid ini bukan hanya soal ibadah, tapi juga menikmati keindahan arsitektur sekaligus menemukan ketenangan di tengah hiruk-pikuk kota. Ketiganya terbuka untuk umum dan gratis.

4. Wisata Keluarga dan Hiburan

Bagi yang berlibur bersama keluarga, Makassar menyediakan beragam hiburan. Trans Studio Makassar, salah satu taman hiburan dalam ruangan terbesar di Indonesia, jadi pilihan aman untuk bersenang-senang tanpa terganggu cuaca. Ada pula Bugis Waterpark bagi yang ingin bermain air, serta berbagai mal modern untuk berbelanja dan kuliner.

Untuk suasana yang lebih kekinian, kawasan Lego-Lego di Center Point of Indonesia adalah ruang publik kreatif yang ramai di malam hari, lengkap dengan tenant kuliner, live music, dan instalasi seni. Tempat ini cocok untuk bersantai menikmati malam di tepi laut bersama keluarga maupun teman.

Wajah Kota Makassar yang terus berkembang di tepi laut
Wajah Kota Makassar yang terus berkembang di tepi laut

5. Wisata Kuliner Legendaris

Tidak lengkap membahas wisata Makassar tanpa menyebut kulinernya, yang bagi banyak orang justru menjadi alasan utama berkunjung. Coto Makassar dengan kuah kacang gurih, konro bakar yang empuk, dan pallubasa yang kaya rempah adalah hidangan wajib. Untuk penutup, ada es pisang ijo dan pisang epe yang manis menyegarkan.

Berburu kuliner di warung-warung legendaris adalah pengalaman wisata tersendiri. Tanyakan kepada warga lokal soal warung coto atau konro favorit mereka, dan kamu akan menemukan cita rasa otentik yang sulit dilupakan. Wisata kuliner ini bisa kamu nikmati kapan saja, dari pagi sampai larut malam.

6. Wisata Sekitar Makassar

Jika punya waktu lebih, sempatkan menjelajah daerah sekitar Makassar yang tak kalah memukau. Ke arah selatan, ada Kabupaten Gowa dengan sejuknya Malino, air terjun, dan kebun teh. Ke arah utara, ada Maros dengan karst Rammang-Rammang yang mendunia dan Taman Nasional Bantimurung yang dijuluki Kerajaan Kupu-Kupu. Keduanya hanya berjarak sekitar satu hingga dua jam dari pusat kota, cocok untuk perjalanan sehari.

Jadi, ketika ada yang bertanya wisata di Makassar apa saja, jawabannya sangat banyak dan beragam. Tinggal sesuaikan dengan minat dan waktu yang kamu punya. Dengan dua sampai tiga hari, kamu sudah bisa mencicipi perpaduan laut, sejarah, budaya, dan kuliner yang membuat Makassar begitu istimewa.

Mau menyusun rute lengkapnya? Putar Roda Wisata di Tempat Wisata Indonesia, atau baca panduan dan tips perjalanan lainnya.

Wisata Malam di Makassar

Makassar tidak kalah menarik saat malam tiba. Kawasan Pantai Losari berubah menjadi pusat keramaian dengan deretan penjual pisang epe dan jagung bakar, sementara Center Point of Indonesia dengan Lego-Lego-nya menyala oleh lampu, live music, dan tenant kuliner. Bagi pencinta kuliner malam, berbagai kawasan menyajikan seafood bakar segar, jalangkote, sampai sarabba hangat. Suasana kota di malam hari yang hidup namun santai menjadikan wisata malam sebagai pelengkap sempurna setelah seharian beraktivitas.

Wisata Edukasi dan Museum

Bagi yang ingin wisata sekaligus menambah wawasan, Makassar punya beberapa museum menarik. Museum La Galigo di dalam Fort Rotterdam menyimpan koleksi sejarah dan budaya Sulawesi Selatan, mulai dari benda arkeologi hingga peralatan tradisional. Ada pula Museum Kota Makassar yang mengisahkan perkembangan kota dari masa ke masa. Wisata edukasi seperti ini sangat cocok untuk keluarga maupun pelajar yang ingin memahami akar sejarah dan budaya kota ini lebih dalam.

Contoh Itinerary Wisata Makassar 2 Hari

Agar kunjunganmu lebih terarah, berikut gambaran rencana dua hari. Hari pertama fokus pada wisata dalam kota: mulai pagi di Fort Rotterdam dan museumnya, lanjutkan dengan wisata kuliner siang seperti coto atau konro, lalu habiskan sore menikmati senja di Pantai Losari dan Masjid 99 Kubah. Hari kedua jelajahi lautnya: berangkat pagi ke Pulau Samalona atau Kodingareng Keke untuk snorkeling dan bersantai, lalu kembali ke kota pada sore hari untuk berburu oleh-oleh di kawasan Somba Opu. Rencana ini fleksibel dan bisa disesuaikan dengan minatmu.

Tips Menikmati Wisata Makassar

Agar liburan lancar, gunakan transportasi daring untuk berkeliling kota karena praktis dan tarifnya jelas. Lakukan aktivitas luar ruangan pada pagi atau sore hari untuk menghindari teriknya matahari siang. Untuk wisata pulau, selalu cek prakiraan cuaca dan berangkat pagi saat laut masih tenang. Dan tentu saja, datang dengan perut yang siap, karena mencicipi kuliner adalah bagian tak terpisahkan dari wisata Makassar. Dengan tips sederhana ini, pengalamanmu menjelajahi Kota Daeng akan jauh lebih menyenangkan.

Wisata Belanja di Makassar

Bagi yang gemar berbelanja, Makassar menawarkan banyak pilihan. Untuk suasana modern, ada pusat perbelanjaan besar seperti yang terintegrasi dengan Trans Studio, serta mal-mal populer di kawasan Panakkukang. Untuk pengalaman yang lebih lokal, kunjungi kawasan Jalan Somba Opu yang terkenal sebagai pusat oleh-oleh, kerajinan, dan toko emas khas Makassar. Pasar tradisional juga layak disambangi bagi yang ingin merasakan denyut perdagangan kota sambil berburu barang unik. Wisata belanja ini melengkapi pengalaman menjelajahi Kota Daeng.

Wisata Alam dan Pegunungan di Sekitar Makassar

Jika bosan dengan suasana kota dan pantai, alam pegunungan di sekitar Makassar siap memanjakanmu. Ke arah selatan, kawasan Malino di Kabupaten Gowa menawarkan udara sejuk, hutan pinus, kebun teh, dan air terjun yang menyegarkan. Ke arah utara, Kabupaten Maros menyimpan keajaiban karst Rammang-Rammang yang mendunia, lengkap dengan susur sungai, serta Taman Nasional Bantimurung yang dijuluki Kerajaan Kupu-Kupu. Kedua kawasan ini hanya berjarak sekitar satu hingga dua jam dari pusat kota, menjadikannya pilihan sempurna untuk perjalanan sehari yang menyegarkan.

Itinerary Tambahan: Hari Ketiga

Jika kamu punya waktu lebih dari dua hari, hari ketiga bisa dimanfaatkan untuk menjelajah luar kota. Pilih satu arah: ke selatan menikmati sejuknya Malino dan wisata sejarah Gowa, atau ke utara menyusuri karst Rammang-Rammang dan air terjun Bantimurung di Maros. Berangkatlah pagi hari agar punya waktu cukup, dan gunakan kendaraan sewaan untuk fleksibilitas. Dengan tambahan hari ketiga ini, liburanmu di Makassar dan sekitarnya akan terasa jauh lebih lengkap, memadukan kota, laut, sejarah, dan alam pegunungan.

Wisata Hemat atau Premium, Semua Ada di Makassar

Salah satu kelebihan Makassar adalah fleksibilitasnya untuk semua jenis anggaran. Jika kamu ingin liburan hemat, banyak objek wisata gratis seperti Pantai Losari dan masjid ikonik, ditambah kuliner kaki lima yang murah serta transportasi umum yang terjangkau. Sebaliknya, jika ingin pengalaman premium, tersedia hotel mewah di tepi laut, restoran dengan menu seafood istimewa, hingga paket wisata pulau yang lebih eksklusif. Kamu bahkan bisa memadukan keduanya, misalnya menginap dengan nyaman tetapi tetap berburu kuliner kaki lima yang otentik. Fleksibilitas inilah yang membuat Makassar bisa dinikmati siapa saja, dari backpacker hingga wisatawan yang mencari kemewahan. Apa pun gaya liburanmu, kota ini akan menyesuaikan diri dengan kebutuhanmu. Itulah mengapa Makassar layak masuk daftar destinasi bagi siapa pun yang ingin pengalaman lengkap tanpa harus terikat pada satu jenis anggaran.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Wisata di Makassar apa saja yang wajib dikunjungi?

Yang wajib antara lain Pantai Losari, Fort Rotterdam, Masjid 99 Kubah, dan wisata pulau seperti Samalona. Jangan lewatkan juga wisata kuliner seperti coto Makassar dan konro yang melegenda.

Apa wisata gratis di Makassar?

Beberapa wisata gratis di Makassar antara lain Pantai Losari, Masjid 99 Kubah, Masjid Terapung, kawasan CPI dan Lego-Lego, serta Pelabuhan Paotere. Fort Rotterdam pun umumnya hanya memungut donasi seikhlasnya.

Apa wisata Makassar untuk keluarga dengan anak?

Untuk keluarga, Trans Studio Makassar dan Bugis Waterpark adalah pilihan favorit. Pantai Losari, Akkarena, dan kawasan Lego-Lego juga ramah anak untuk bersantai di sore hari.

Dengan begitu banyak pilihan dari laut sampai kuliner, Makassar membuktikan diri sebagai destinasi yang lengkap. Kuncinya hanya satu: sesuaikan rencana dengan minatmu, lalu nikmati setiap sudut Kota Daeng tanpa terburu-buru. Selamat menjelajah!

Iklan

Siap merencanakan liburanmu?

Susun itinerary dan hitung estimasi budget hanya dalam beberapa klik.

Diskusi (0)

Belum ada komentar. Bagikan pendapatmu di bawah.

Komentar ditinjau admin sebelum tampil.

Artikel Lainnya